Gen Z Wajib Tahu! 6 Ide Bisnis yang Bisa dari Rumah

Redaksi Daerah - Selasa, 27 Januari 2026 14:10 WIB
6 Ide Bisnis Cocok untuk Gen Z, Bisa Dikerjakan dari Rumah!

JAKARTA – Apa pun minat yang kamu tekuni, kamu bisa mengambil peran sebagai pemilik usahamu sendiri. Bekerja dari rumah kini menjadi dambaan banyak orang, dan kesempatan untuk mewujudkannya semakin terbuka lebar. Selain memungkinkan lebih banyak waktu berkualitas bersama keluarga dan sahabat, kamu juga bebas menentukan jam kerja sesuai kebutuhan.

Mengutip Referral Candy, pesatnya perkembangan teknologi dalam satu dekade terakhir melahirkan beragam peluang bisnis berbasis rumahan. Tak hanya itu, usaha-usaha ini juga mudah dipromosikan di berbagai platform, mulai dari media sosial hingga kanal digital lain sesuai pilihanmu.

Seiring meningkatnya biaya hidup, banyak orang memilih untuk memiliki pekerjaan tambahan. Tak jarang, pekerjaan sampingan ini berfokus pada hal-hal yang menjadi passion mereka. Bisa berupa menjalankan toko online, seni kreatif lainnya.

Apa pun bidangnya, terdapat banyak peluang bisnis yang bisa dikembangkan secara personal dan dijalankan dengan nyaman dari rumah.

Ide Bisnis Rumahan yang Cocok Bagi Gen Z

Berikut beberapa ide bisnis rumahan yang bisa dipertimbangkan:

1. Bisnis Dropship

Bisnis dropship menjadi pilihan yang banyak diminati oleh pemula. Dropship merupakan metode pengelolaan rantai pasok di mana pelaku usaha tidak perlu menyimpan stok barang. Ketika ada pesanan dari pelanggan, penjual hanya meneruskan informasi tersebut kepada produsen atau pemasok, lalu pesanan akan diproses dan dikirim sesuai permintaan.

Untuk memulai bisnis dropshipping, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Pertama, tentukan niche atau bidang produk, seperti kaus atau perlengkapan bayi. Selanjutnya, lakukan riset pasar untuk memahami tingkat persaingan.

Setelah itu, pilih dan bekerja sama dengan pemasok, proses kerja sama kini semakin mudah berkat penggunaan tanda tangan digital. Langkah berikutnya adalah membangun website serta akun media sosial untuk kebutuhan e-commerce, menyusun strategi pembelian pelanggan, lalu secara berkala mengevaluasi dan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan.

Selain fleksibel, dropship juga tergolong berisiko rendah karena modal awal umumnya hanya digunakan untuk keperluan promosi. Jika dikelola secara konsisten, usaha ini berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan bahkan setelah masa liburan selesai.

2. Content Creator

Pesatnya perkembangan platform media sosial seperti YouTube, Instagram, dan TikTok telah mendorong munculnya content creator konten muda dengan karya yang kreatif dan bervariasi. Jenis konten yang dihasilkan pun menyesuaikan dengan minat, kemampuan, serta keahlian masing-masing individu.

Ada yang menekuni bidang food vlogging, beauty content, hingga podcasting. Selama mampu menjaga konsistensi dam menyajikan konten yang berkualitas dan relevan, peluang meraih penghasilan melalui endorsement, iklan, maupun kolaborasi dengan brand akan semakin terbuka luas.

3. Jasa Social Media Management

Seorang wanita mengerjakan pembuatan konten media sosial. (freepik.com/tirachardz)

Kamu suka bermain media sosial? Nah, kalau suka bisnis ini adalah pilihan yang tepat. Banyak UMKM maupun personal brand yang membutuhkan bantuan untuk mengatur konten mereka. Entah saat liburan, kamu punya waktu lebih fleksibel untuk menangani beberapa klien sekaligus.

Pekerjaan ini meliputi pembuatan konten, penjadwalan posting, dan interaksi dengan audiens. Dengan memanfaatkan alat bantu gratis atau berbiaya rendah, tugas ini bisa dilakukan dari mana saja. Modal utamanya hanyalah keterampilan dan konsistensi dalam bekerja.

Selain itu, jasa ini memiliki prospek jangka panjang. Jika klien puas dengan hasil kerjamu, kerja sama dapat berlanjut bahkan setelah liburan berakhir. Tak menutup kemungkinan, jasa ini bisa berkembang menjadi sumber penghasilan utama di masa depan.

4. Freelancer

Jika kamu memiliki komputer, berarti kamu sudah selangkah lebih dekat untuk menjadi seorang freelancer. Saat ini, tersedia banyak pilihan bidang freelance yang bisa ditekuni, mulai dari menulis, menyunting, videografi, hingga fotografi.

Dengan jadwal kerja yang fleksibel, kamu bahkan dapat mengambil proyek dari luar negeri dan bekerja dari mana saja di dunia, asal tetap aktif mempromosikan diri. Banyak freelancer juga memanfaatkan perangkat lunak manajemen kerja tanpa meja (deskless workforce) untuk mengatur proyek, menjaga kerapian pekerjaan, serta berkolaborasi dengan klien secara efisien.

Sebagai langkah awal, membuat profil di berbagai platform freelance serta media sosial sangatlah penting. Di sisi lain, pengelolaan tarif, pembuatan invoice, dan slip pembayaran sering kali menjadi tantangan tersendiri di tengah padatnya pekerjaan.

Setelah memiliki pengalaman yang cukup dan kemampuan yang semakin terasah, kamu dapat memfokuskan kehadiran online pada platform freelance berkualitas tinggi, bahkan merambah kerja sama dengan media atau publikasi ternama.

5. Bisnis Kerajinan Tangan

Seorang wanita menjalankan bisnis kerajinan tangan. (freepik.com)

Liburan kerap menjadi momen terbaik untuk menyalurkan ide-ide kreatif. Jika kamu suka membuat kerajinan tangan seperti aksesori, hiasan rumah, atau berbagai produk handmade lainnya, aktivitas ini bisa dikembangkan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Terlebih, produk dengan sentuhan unik biasanya memiliki peminat tersendiri.

Usaha ini dapat dimulai dari skala kecil dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana. Proses pembuatannya pun fleksibel dan bisa disesuaikan dengan waktu luang yang dimiliki. Untuk pemasaran, media sosial serta marketplace khusus produk handmade dapat menjadi sarana efektif menjangkau calon pembeli.

Menjalankan bisnis kerajinan tangan juga memberikan kepuasan personal. Selain menambah penghasilan, kamu bisa mengekspresikan kreativitas secara maksimal. Dengan menjaga kualitas produk secara konsisten, peluang untuk mengembangkan usaha ini ke level yang lebih besar pun terbuka.

6. Bisnis Online Coaching

Jika kamu memiliki keahlian yang terbukti di bidang tertentu dan senang berbagi pengetahuan dengan orang lain, bisnis coaching dan bimbingan online bisa menjadi pilihan yang tepat. Peluang ini juga memungkinkan kamu bekerja dari rumah atau dari mana saja sesuai keinginan.

Coaching virtual dan kelas online semakin diminati seiring banyaknya orang yang mengandalkan platform digital untuk mencari informasi dan pengembangan diri. Dibandingkan cara konvensional, belajar secara online dinilai lebih praktis, cepat, dan efisien.

Selain itu, tersedia berbagai platform yang memungkinkan kamu menjual kelas atau kursus online tanpa harus membuat website sendiri. Materi yang ditawarkan pun sangat beragam, mulai dari kebugaran dan kesehatan, pengembangan karier, hingga kursus bahasa. Apa pun topiknya, selalu ada orang yang tertarik untuk belajar.

Dengan kemudahan akses yang ditawarkan platform digital, peserta dapat mengikuti kelas dari mana saja selama terhubung dengan internet. Fleksibilitas ini memudahkan mereka menyesuaikan jadwal belajar sekaligus membuka peluang bagimu untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Distika Safara Setianda pada 26 Jan 2026

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh Redaksi pada 27 Jan 2026

Editor: Redaksi Daerah

RELATED NEWS