Ini 5 Masalah Rambut yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

donalbaba - Jumat, 01 Januari 2021 23:27 WIB
Ilustrasi - Rontok menjadi salah satu masalah rambut yang umum terjadi. Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa hal, salah satunya stress dan sering mengikat rambut terlalu kencang. undefined

jabarjuara.co, Bandung-Meski sudah melakukan pencegahan, kerusakan rambut memang tidak bisa dihindari.

Jika Anda menyadari, rambut lembab, kurang berkilau, dan padat, inilah saatnya mendiagnosis masalah demi menemukan solusinya.

Berikut adalah beberapa jenis kerusakan rambut dan cara mengatasinya, seperti dikutip laman Allure.

Bercabang

Salah satu masalah rambut yang paling banyak terjadi adalah, ketika ujung helai rambut terbelah menjadi dua atau lebih. Atau ketika batang rambut terasa kasar.

Masalah yang satu ini cukup dengan memotong ujung rambut untuk menghilangkan cabang. Lakukan setiap dua bulan sekali. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan serum untuk mengatasi masalah rambut bercabang.

Penipisan atau rabut rontok

Masalah lain yang terjadi pada rambut adalah rontok dan penipisan. Ada banyak hal berbeda yang jadi penyebab kedua masalah tersebut.

Penipisan batang rambut tanpa pelepasan disebut sebagai miniaturisasi atau yang biasa terjadi pada kaum perempuan adalah androgenetic alopecia.

Sedangkan rambut rontok disebabkan oleh banyak alasan, yang mencakup masalah hormon, stres, pengobatan, pasca melahirkan, ketombe, psoriasis, penyakit autoimun, kekurangan nutrisi, dan reaksi alergi. Kepang atau kuncir kuda yang ketat juga bisa menyebabkan rambut rontok.

Rusak akibat alat panas

Panas membuka kutikula, memungkinkan rambut menjadi kering. Untuk mencegahnya, gunakan pengaturan panas yang sesuai dengan tekstur rambut, hindari menggunakan alat penataan rambut yang panas pada rambut kotor, dan usahakan untuk tidak menggunakan alat tersebut setiap hari.

Rusak karena proses pewarnaan

Carilah ahli yang peduli dengan kondisi rambut Anda. Mereka akan memilih produk pewarna yang mengutamakan integritas rambut.

Beberapa hal akan membuat perbedaan, seperti penggunaan bahan kimia pewarna yang tepat, tidak menggunakan developer yang terlalu kuat untuk tekstur rambut yang diwarnai, dan menghindari tumpang tindih warna. Selain itu, perawatan rambut berwarna di rumah juga harus dilakukan dengan bijaksana.

Rusak akibat proses kimiawi

Perawatan rambut dengan proses kimiawi dapat menyebabkan kerusakan. Setelah serat rambut rusak, tidak ada yang bisa diperbaiki atau disembuhkan.

Tujuan utamanya adalah untuk mencegah kerusakan rambut lebih lanjut dengan menyesuaikan kebiasaan menata rambut yang menciptakan masalah dan menerapkan praktif yang meningkatkan kesehatan dan nutrisi rambut.

Yang kedua, tetapkan rutinitas perawatan mingguan secara konsisten selama 4 sampai 6 minggu.

Menjaga rambut tetap terhidrasi sama pentingnya. Pastikan untuk menambahkan kelembapan harian dalam jumlah kecil, terapkan secara bebas ke area yang rusak. Kelembapan di ujung serat rambut tidak akan membebani atau membuatnya berminyak jika digunakan dengan benar dan dirancang untuk jenis dan tekstur rambut.

Bagikan

RELATED NEWS