Inilah 10 Negara Pemilik Cadangan Minyak Terbesar

Redaksi Daerah - Selasa, 06 Januari 2026 10:02 WIB
10 Negara yang Punya Cadangan Minyak Terbesar Dunia (MarketWatch)

JAKARTA - Ketegangan dalam lanskap energi global kembali menjadi sorotan, dipicu oleh arah kebijakan energi Amerika Serikat (AS) serta kondisi produksi minyak Venezuela.

Berdasarkan laporan Visual Capitalist pada Senin, 5 Januari 2026, peningkatan signifikan produksi minyak serpih dalam beberapa tahun terakhir telah menempatkan AS sebagai salah satu produsen minyak terbesar di dunia.

Di sisi lain, Venezuela merupakan negara pemilik cadangan minyak terbesar secara global, masih dibayangi berbagai hambatan produksi, mulai dari sanksi internasional, minimnya investasi, hingga keterbatasan infrastruktur. Meski demikian, besarnya cadangan minyak yang dimiliki tetap berpengaruh terhadap kekuatan ekonomi, strategi energi, dan dinamika geopolitik kedua negara.

Melansir dari Vanguard, Senin, 5 Januari 2026, setidaknya ada 10 negara yang memiliki cadangan minyak bumi terbesar di dunia. Negara-negara tersebut didominasi dari benua Amerika, Asia, hingga Afrika.

0 Negara dengan Cadangan Minyak Bumi Terbesar di Dunia

1. Venezuela (303 miliar barel)

Source: bobels.org

Venezuela memegang cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, sebagian besar berada di Orinoco Belt. Diperkirakan Venezuela memiliki sekitar 17% dari total cadangan minyak dunia, serta terdiri atas minyak berat dan ekstra berat yang memerlukan teknologi khusus untuk diekstraksi.

Meskipun cadangannya besar, produksi saat ini jauh di bawah potensinya akibat masalah infrastruktur, sanksi internasional, dan investasi yang rendah.

2. Arab Saudi (267 miliar barel)

Arab Saudi memiliki cadangan minyak terbukti terbesar kedua dan merupakan salah satu produsen utama di dunia. Sebagian besar, cadangan minyaknya berada di ladang minyak Ghawar, dengan produksi yang relatif mudah dan biaya ekstraksi rendah dibandingkan dengan negara lainnya.

Selain itu, Arab Saudi juga memainkan peran penting dalam Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC). Hal ini yang membuat Arab Saudi memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan minyak global.

3. Iran (209 miliar barel)

Source: Eurasia Review

Iran tercatat memiliki cadangan minyak terbukti ketiga terbesar di dunia. Cadangan ini berada di berbagai ladang minyak onshore dan offshore. Meskipun memiliki sumber daya besar, eksploitasi Iran dibatasi oleh sanksi internasional yang memengaruhi investasi dan teknologi asing pada sektor energi.

Berdasarkan data dari Gulf Insider, Pada bulan Mei 2025 ekspor minyak mentah Iran berjumlah 1,8 juta per hari. Secara keseluruhan, jumlah tersebut merupakan sepertiga dari minyak dunia diproduksi di wilayah Teluk.

4. Kanada (163 miliar barel)

Kanada menempati peringkat keempat, dengan sebagian besar cadangan berupa oil sands di Alberta. Minyak dari oil sands membutuhkan proses ekstraksi dan pengolahan lebih intensif energi dibandingkan minyak konvensional. Namun, cadangan ini tetap menempatkan Kanada sebagai salah satu negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia.

5. Irak (145 miliar barel)

Source: Amwaj.media

Irak memiliki cadangan minyak terbukti yang signifikan di kawasan Timur Tengah. Cadangan ini menjadi komponen utama ekonomi nasional dan ekspor minyak negara tersebut. Selain itu, stabilitas politik dan keamanan juga menjadi faktor pendukung yang memengaruhi kapasitas produksi serta pengelolaan cadangan minyak.

6. Uni Emirat Arab (113 miliar barel)

Cadangan minyak Uni Emirat Arab (UEA) sebagian besar terkonsentrasi di Emirat Abu Dhabi, yang menguasai lebih dari 90% total cadangan nasional. UEA dikenal memiliki ladang minyak dengan tingkat produktivitas tinggi dan biaya produksi yang relatif efisien.

Sebagai salah satu anggota utama OPEC, UEA memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan minyak global. Di saat yang sama, negara ini secara aktif mendorong strategi diversifikasi ekonomi melalui pengembangan sektor pariwisata, keuangan, energi, dan teknologi, guna mengurangi ketergantungan terhadap pendapatan minyak dalam jangka panjang.

7. Kuwait (101,5 miliar barel)

Source: Kyodonet

Kuwait memiliki cadangan dengan Ladang Minyak Burgan sebagai tulang punggung produksi nasional. Burgan tercatat sebagai salah satu lapangan minyak konvensional terbesar di dunia dan telah menjadi sumber utama ekspor minyak Kuwait selama beberapa dekade.

Selain itu, sektor migas di negara tersebut juga menyumbang porsi dominan terhadap penerimaan negara dan ekspor nasional. Dengan cadangan yang melimpah, Kuwait tetap fokus menjaga kapasitas produksi jangka panjang, serta siap menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya dan transisi energi global.

8. Rusia (80 miliar barel)

Rusia memiliki cadangan minyak yang tersebar luas di berbagai wilayah strategis, termasuk Siberia Barat, Siberia Timur, dan kawasan Kutub Utara. Kekayaan sumber daya ini menempatkan Rusia sebagai salah satu produsen dan eksportir minyak utama dunia.

Dalam peta energi global, Rusia berperan penting dalam kerja sama pengaturan produksi melalui aliansi OPEC+. Namun, tantangan geopolitik, sanksi ekonomi, serta kondisi geografis ekstrem di sejumlah wilayah eksplorasi turut memengaruhi biaya produksi dan distribusi minyak negara tersebut.

9. Amerika Serikat (74 miliar barel)

Source: Pasardana

Amerika Serikat memiliki cadangan minyak terbukti yang berasal dari sumber konvensional maupun nonkonvensional, terutama minyak serpih atau shale oil. Perkembangan teknologi pengeboran horizontal dan hydraulic fracturing mendorong lonjakan produksi minyak AS dalam satu dekade terakhir, sehingga menjadikannya salah satu produsen terbesar dunia.

10. Libya (48 miliar barel)

Libya merupakan negara dengan cadangan minyak terbesar di Afrika, yang sebagian besar berada di kawasan Sirte Basin. Cadangan ini menjadikan Libya pemain strategis dalam pasokan minyak regional maupun global.

Namun, tingkat produksi Libya kerap berfluktuasi akibat faktor politik dan keamanan domestik yang belum sepenuhnya stabil. Kondisi tersebut berdampak langsung pada konsistensi ekspor dan kontribusi Libya terhadap pasar minyak dunia, meskipun potensi cadangannya masih sangat besar.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Maharani Dwi Puspita Sari pada 05 Jan 2026

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh Redaksi pada 06 Jan 2026

Editor: Redaksi Daerah

RELATED NEWS