Italia akan Ubah Penjara Jadi Tempat Wisata Penjara

donalbaba -Jumat, 11 Juni 2021 15:34 WIB
Santo Stefano, penjara yang dibangun pada abad ke-18 di pulau di perairan Roma dan Naples, yang ditutup pada 1965. (sumber: Italian Ways)

jabarjuara.co, Bandung-Penjara lama di Italia, Santo Tefano akan diubah menjadi destinasi wisata, yang nantinya akan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan.

Dilansir Travel and Leisure, penjara yang ditutup pada tahun 1965 dan telah lama ditinggalkan ini akan diubah oleh Pemerintah Italia sebagai salah satu tujuan wisata.

Dilaporkan CNN, pembangunan kembali atau revitalisasi penjara tersebut diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar 86 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 1,2 triliun.

"Tidak ada penerangan, tidak ada air yang mengalir. Aksesnya sulit," kata Silvia Costa, pejabat Italia yang mengawasi proyek revitalisasi penjara Santo Stefano.

Santo Stefano terletak di pulau, yang tidak dilengkapi dermaga hingga aksesnya sulit.

Meski begitu, Costa optimistis bahwa penjara tersebut nantinya diharapkan dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Penjara tersebut nantinya akan diubah menjadi sebuah museum terbuka yang menceritakan sejarah panjangnya, lengkap dengan  tokoh penting yang pernah ditahan di sana.

Terletak di perairan Roma dan Naples, Santo Stefano merupakan penjara ikonik yang telah ada sejak abad ke-18 silam. Mengutip Atlas Obscura, penjara yang terletak di Pulau Ventotene ini dulunya digunakan sebagai penjara bagi para tahanan politik sekitar tahun 1930-1940'an.

Beberapa tokoh penting pernah ditahan di sana di antaranya seperti mantan Presiden Italia Sandro Pertini yang pernah menjabat pada tahun 1978 hingga salah satu Pendiri Uni Eropa, Altiero Spineli.

 

Bagikan

RELATED NEWS