Revitalisasi Pola Asuh: Intruksi AI untuk Kolaborasi Multigenerasi

Iris & co - Kamis, 15 Januari 2026 12:53 WIB
Smartparent AI diluncurkan sebagai solusi digital inklusif untuk panduan pengasuhan berbasis teknologi, menyasar keluarga, pengasuh, dan pemangku kepentingan lintas demografi. (https://ik.trn.asia/uploads/2026/01/1768456397140.jpeg)

Menjangkau orang tua, pengasuh, dan pemangku kepentingan lintas demografi dengan pendekatan berbasis AI

Jakarta, Indonesia — 14 Januari 2026, Smartparent AI diperkenalkan kepada publik sebagai solusi digital untuk mendukung pengasuhan yang inklusif dan mudah diakses oleh berbagai kalangan. Peluncuran ini menargetkan keluarga, pengasuh, pendidik, serta pemangku kepentingan terkait, dengan tujuan memperluas akses terhadap panduan pengasuhan berbasis teknologi.

Menurut keterangan pengembang, Smartparent AI dirancang untuk membantu kebutuhan pengasuhan sehari-hari melalui dukungan kecerdasan buatan. Aplikasi ini diklaim menghadirkan panduan yang bersifat adaptif, membantu perencanaan kegiatan keluarga, serta memfasilitasi kolaborasi antara orang tua dan pengasuh. Pengembang menyebut fokus utama produk meliputi kemudahan penggunaan lintas usia, bahasa yang jelas, dan opsi akses yang mempertimbangkan kebutuhan pengguna dengan latar belakang beragam.

Selain kebutuhan dasar pengasuhan, Smartparent AI dilaporkan mendorong praktik pengasuhan yang konsisten melalui pengingat aktivitas, catatan perkembangan anak, serta sumber informasi terkurasi dari rujukan tepercaya. Aplikasi ini juga diarahkan untuk mendukung komunikasi di antara anggota keluarga dan pihak pengasuh agar koordinasi tugas lebih terstruktur. Pengembang menegaskan bahwa aspek privasi dan keamanan data menjadi perhatian utama, dengan penerapan kebijakan perlindungan data sesuai ketentuan yang berlaku.

Platform ini diharapkan relevan bagi kelompok pengguna yang luas, termasuk keluarga inti, wali, dan lingkungan pendidikan yang membutuhkan referensi praktis. Menurut pengembang, pendekatan inklusif dilakukan agar manfaat teknologi pengasuhan dapat dirasakan di beragam konteks sosial-ekonomi, baik di wilayah perkotaan maupun non-perkotaan.

Menurut berbagai laporan industri, adopsi aplikasi keluarga dan pengasuhan meningkat dalam beberapa tahun terakhir, seiring penetrasi ponsel pintar, literasi digital yang membaik, dan kebutuhan dukungan jarak jauh. Tren tersebut membuka ruang bagi solusi berbasis AI untuk memberi panduan yang lebih personal dan efisien dalam pengasuhan.

Tahap berikutnya, pengembang akan mengumumkan detail ketersediaan layanan, fitur lanjutan, serta integrasi platform secara bertahap. Informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui kanal resmi pengembang agar calon pengguna dapat memantau pembaruan dan rencana peluncuran berikutnya.

Editor: Iris & co

RELATED NEWS