Peran Ibu, Kunci Bangun Kebiasaan Perawatan Gigi pada Anak

Selasa, 20 Januari 2026 22:07 WIB

Penulis:Admins

Editor:Admins

7e46a1e7-4205-46f3-a103-b3dd9a335b6a.JPG

jabarjuara.co, Bandung – Ibu memiliki peran penting pada kesehatan gigi dan mulut bagi anak sejak usia dini. Ibu adalah sosok yang menentukan pola hidup sehat, termasuk kebiasaan mengajak anak untuk merawat gigi terutama memeriksakan gigi secara rutin.

Hal ini bisa menjadi masalah yang tidak bisa disepelekan karena masih banyak anak dan orang dewasa yang baru datang ke dokter gigi ketika sudah merasakan nyeri atau gangguan serius. Perlu diketahui bahwa pemeriksaan gigi secara rutin sejak dini punya peran yang sangat penting dalam mencegah masalah gigi berulang dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Secara khusus, gangguan gigi pada anak dapat berdampak pada pola makan, kenyamanan belajar, hingga kepercayaan diri.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) mencatat sekitar 57 persen masyarakat Indonesia mengalami masalah gigi dan mulut. Namun, hanya sekitar 10–12 persen yang rutin memanfaatkan layanan perawatan gigi. Kondisi ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan gigi, khususnya di lingkungan keluarga, masih perlu ditingkatkan.

Salah satu faktor yang kerap menjadi pertimbangan ibu dalam membawa anak ke dokter gigi adalah biaya perawatan. Riset internal SBDental menunjukkan sekitar 80 persen responden menjadikan harga sebagai pertimbangan utama sebelum memutuskan menjalani perawatan gigi. Akibatnya, pemeriksaan sering ditunda hingga keluhan sudah cukup serius.

Direktur SBDental, Ryan Ardianto, menilai ibu memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan perawatan gigi keluarga. “Ibu biasanya menjadi pengambil keputusan dalam urusan kesehatan keluarga. Jika kesadaran ini dibangun sejak dini, anak akan terbiasa merawat gigi tanpa harus menunggu sakit,” ujarnya.

Menurut Ryan, pemeriksaan rutin dan tindakan preventif seperti pembersihan karang gigi dapat membantu anak dan orang tua terhindar dari perawatan lanjutan yang lebih kompleks. Selain berdampak pada kesehatan, langkah ini juga membantu keluarga mengelola pengeluaran kesehatan secara lebih efisien.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kesehatan gigi ibu dan anak, SBDental menyediakan layanan perawatan gigi dengan harga terjangkau dan informasi biaya yang transparan, mulai Rp125 ribu. Layanan yang tersedia meliputi konsultasi dan pemeriksaan gigi, pembersihan karang gigi (scaling), tambal gigi, cabut gigi, bleaching, perawatan behel, hingga pembuatan gigi tiruan. 

“Setiap pasien mendapatkan penjelasan terkait kondisi gigi, rencana perawatan, dan estimasi biaya sebelum tindakan dilakukan,” imbuhnya.

Selain layanan medis, pendekatan edukatif juga menjadi fokus utama. Ibu dan anak diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan mulut di rumah serta anjuran pemeriksaan gigi secara berkala sebagai rutinitas keluarga.

Saat ini, SBDental telah beroperasi di Bandung, Karawang, Bekasi, dan Depok. Akses layanan yang semakin dekat dan mudah ini diharapkan dapat mendorong para ibu untuk lebih aktif mengajak anak melakukan pemeriksaan gigi secara rutin.

“Dengan meningkatnya peran ibu dalam membangun kebiasaan perawatan gigi sejak dini, kesehatan gigi dan mulut anak diharapkan dapat terjaga lebih baik dan menjadi fondasi gaya hidup sehat hingga dewasa,” pungkasnya.